PATI – JurnalSatuu.com, Meningkatnya suhu udara pada musim kemarau menjadi perhatian Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Ir. Bambang Susilo. Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang belakangan ini beberapa kali terjadi di wilayah Kabupaten Pati.
Menurut Bambang, cuaca panas yang terjadi hampir sepanjang siang hari, ditambah embusan angin yang cukup kencang, membuat api lebih mudah muncul dan cepat menyebar. Kondisi tersebut dapat mengancam permukiman, lahan pertanian, hingga kawasan usaha apabila masyarakat kurang berhati-hati.
Ia meminta masyarakat tidak membakar sampah di lahan terbuka, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan kompor gas, instalasi listrik, maupun peralatan elektronik dalam kondisi aman setelah digunakan. Langkah sederhana tersebut dinilai mampu meminimalkan risiko terjadinya kebakaran.
"Musim kemarau identik dengan cuaca panas dan angin yang cukup kuat. Oleh karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati dalam setiap aktivitas yang berpotensi menimbulkan api," kata Bambang.
Imbauan tersebut disampaikan setelah selama bulan Juli tercatat beberapa kejadian kebakaran di Kabupaten Pati, baik yang menimpa rumah warga, bangunan usaha, maupun lahan kering. Ia berharap kejadian serupa tidak terus berulang apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan pencegahan sejak dini.
Selain persoalan kebakaran, Bambang juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan. Perubahan suhu yang cukup ekstrem antara siang dan malam dinilai dapat menurunkan daya tahan tubuh apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Ia mengimbau warga memperbanyak minum air putih ketika beraktivitas di luar ruangan, mengonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, dan menggunakan pakaian hangat saat malam hari. Menurutnya, kewaspadaan terhadap cuaca tidak hanya penting untuk mencegah kebakaran, tetapi juga menjaga kondisi kesehatan masyarakat selama musim kemarau berlangsung. (Red)
