Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Stabilitas Kepemimpinan di RSUD Soewondo -->

Header Menu


Ketua DPRD Pati Tekankan Pentingnya Stabilitas Kepemimpinan di RSUD Soewondo

Jumat, 26 Juni 2026

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin

PATI
– JurnalSatuu.com, Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menegaskan bahwa keberlangsungan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama di tengah munculnya isu pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati. Menurutnya, posisi pimpinan rumah sakit tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama apabila nantinya benar terjadi pergantian.

Ali mengungkapkan hingga saat ini DPRD Kabupaten Pati belum menerima surat maupun pemberitahuan resmi mengenai pengunduran diri tersebut. Oleh sebab itu, pihaknya memilih menunggu penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Pati sebelum memberikan sikap resmi.

“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo saya belum tahu, jujur saja saya belum tahu,” ungkap Ali.

Ia menjelaskan bahwa setiap proses pergantian pejabat harus mengikuti prosedur administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. DPRD Kabupaten Pati juga akan meminta penjelasan kepada pemerintah daerah apabila pengunduran diri tersebut benar-benar terjadi.

“Apabila betul-betul mundur, DPRD Kabupaten Pati akan menanyakan langsung ke Plt Bupati Pati,” katanya.

Ali menilai selama memimpin RSUD RAA Soewondo, dr. Rini telah membawa sejumlah perubahan positif, terutama dalam peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

“Saya meyakini ada perubahan yang dilakukan oleh Direktur RSUD Soewondo. Pelayanannya jauh lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa DPRD Kabupaten Pati tidak memperoleh informasi mengenai adanya tekanan dari pihak tertentu yang menyebabkan direktur rumah sakit mengundurkan diri. Menurutnya, isu tersebut perlu diklarifikasi agar tidak berkembang menjadi spekulasi yang meresahkan masyarakat.

Dalam waktu dekat, DPRD Kabupaten Pati akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Pati untuk memperoleh kepastian mengenai kondisi sebenarnya. Langkah tersebut diharapkan mampu memberikan kejelasan sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan daerah.

Lebih lanjut, Ali menegaskan bahwa jabatan Direktur RSUD RAA Soewondo memiliki posisi yang sangat strategis. Sebagai rumah sakit milik pemerintah daerah, keberadaan pimpinan sangat menentukan efektivitas pengambilan kebijakan serta kelancaran pelayanan kepada pasien.

“Untuk posisi Direktur RSUD Soewondo itu tidak boleh kosong, karena itu menyangkut pelayanan,” tegasnya.

DPRD Kabupaten Pati berharap apabila nantinya terjadi pergantian direktur, pemerintah daerah dapat segera menunjuk pejabat yang memiliki kompetensi sehingga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD RAA Soewondo tetap terjaga dan tidak mengganggu kebutuhan masyarakat Kabupaten Pati. (Adv)