DPRD Pati Harap Evaluasi Fraksi Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah -->

Header Menu


DPRD Pati Harap Evaluasi Fraksi Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah

Jumat, 26 Juni 2026

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin

PATI
– JurnalSatuu.com, DPRD Kabupaten Pati berharap berbagai masukan yang disampaikan fraksi-fraksi dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dapat menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola keuangan dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan.

Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan seluruh fraksi telah menyampaikan pandangan umum dalam rapat paripurna yang digelar pada Selasa (23/6/2026). Menurutnya, penyampaian pandangan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan APBD.

Salah satu perhatian yang muncul dalam pembahasan adalah hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menetapkan Pemerintah Kabupaten Pati memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

“Dari tujuh fraksi menyampaikan pendapatnya, di antaranya ada WDP dan akan kita pelajari di masing-masing OPD bersama masing-masing komisi yang membidangi,” kata Ali.

Ia menjelaskan bahwa seluruh masukan fraksi akan dibahas lebih lanjut bersama organisasi perangkat daerah serta komisi-komisi DPRD Kabupaten Pati yang memiliki bidang kerja terkait. Tujuannya agar setiap rekomendasi dapat diterjemahkan menjadi langkah perbaikan yang nyata.

Selain itu, DPRD Kabupaten Pati juga akan memberikan kesempatan kepada Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, untuk menyampaikan jawaban atas seluruh pandangan umum fraksi sebelum pembahasan memasuki tahap berikutnya.

“Kemudian Raperda Pertanggungjawaban Bupati atas pelaksanaan APBD tahun 2025 dibahas di tingkat Banggar,” ujarnya.

Ali menegaskan bahwa pembahasan Raperda merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan APBD. Melalui proses tersebut, DPRD Kabupaten Pati berharap berbagai kelemahan yang masih ditemukan dapat segera diperbaiki sehingga tidak kembali terulang pada pelaksanaan anggaran berikutnya.

Ia juga berharap seluruh kritik, saran, dan catatan yang diberikan DPRD Kabupaten Pati diterima secara positif oleh pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Menurut Ali, sinergi antara DPRD Kabupaten Pati dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dengan pengelolaan keuangan yang semakin akuntabel, pembangunan daerah diharapkan mampu berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Pati. (Adv)