Chandra Dorong Perluasan Program Indonesia Pintar untuk Dukung Pendidikan Generasi Muda -->

Header Menu


Chandra Dorong Perluasan Program Indonesia Pintar untuk Dukung Pendidikan Generasi Muda

Selasa, 23 Juni 2026

Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra

PATI
– JurnalSatuu.com, Komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam mendukung dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ratusan siswa madrasah. Sebanyak 452 siswa dari jenjang MI, MTs, dan MA menerima bantuan pendidikan yang disalurkan dalam sebuah kegiatan di Pendopo Kabupaten Pati.

Acara tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Eva Monalisa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pati Ahmad Syaiku, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, perwakilan BRI Pati, serta para guru pendamping dan siswa penerima bantuan.

Pelaksana Tugas Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengatakan bahwa bantuan pendidikan memiliki arti penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap generasi muda yang membutuhkan dukungan dalam menempuh pendidikan.

“Terima kasih kepada Ibu Eva Monalisa yang terus mendukung penyaluran Program Indonesia Pintar di Kabupaten Pati. Bantuan ini sangat penting untuk membantu keberlangsungan pendidikan anak-anak kita,” ungkap Chandra.

Selain memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, Pemkab Pati juga berencana meningkatkan jumlah penerima manfaat pada tahun mendatang. Chandra menyebut kuota penerima PIP ditargetkan bertambah menjadi sekitar 1.000 siswa.

Rencana tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan belajar sekaligus mengurangi hambatan ekonomi yang masih dihadapi sebagian pelajar.

Menurut Chandra, pendidikan menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian khusus dalam pembangunan daerah. Investasi pada bidang pendidikan dianggap penting untuk menyiapkan generasi yang mampu bersaing di era perkembangan teknologi dan globalisasi.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik semata. Pembentukan karakter dan nilai moral juga menjadi aspek yang harus diperkuat sejak dini.

“Kita ingin anak-anak Pati memiliki bekal ilmu pengetahuan, mampu menguasai teknologi, tetapi tetap memiliki fondasi akhlak yang baik. Itulah modal utama untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.

Dengan dukungan Program Indonesia Pintar dan rencana penambahan kuota penerima, Pemkab Pati berharap semakin banyak siswa yang dapat menyelesaikan pendidikan tanpa terkendala biaya. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal pembangunan Kabupaten Pati di masa depan. (Adv)