Soroti Minimnya Kehadiran Pejabat Eksekutif, DPRD Pati Minta Perhatian Serius Pemkab -->

Header Menu

Soroti Minimnya Kehadiran Pejabat Eksekutif, DPRD Pati Minta Perhatian Serius Pemkab

Selasa, 15 September 2026


PATI – JurnalSatuu.com,
Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pati yang digelar Senin (14/9/2026) diwarnai kritik dari Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, terkait minimnya kehadiran kepala dinas dan camat dalam forum tersebut. Rapat yang membahas agenda penting, termasuk perubahan anggaran tahun 2026, dinilai semestinya dihadiri langsung oleh jajaran eksekutif.

Bandang menyebut, sebagian besar camat dan kepala dinas yang seharusnya hadir justru diwakilkan oleh bawahannya, dengan hanya segelintir yang datang langsung ke forum tertinggi tersebut.

“Paripurna ini forum tertinggi, tapi kami melihat absen banyak camat yang diwakilkan, hanya satu dua yang hadir. Banyak kepala dinas juga yang diwakilkan,” katanya.

Ia menilai, ketidakhadiran ini kurang mencerminkan keseriusan jajaran eksekutif dalam membahas kebijakan anggaran yang menjadi kepentingan bersama antara eksekutif dan legislatif. Sebagai perbandingan, Bandang mengungkapkan tingkat kehadiran anggota DPRD dalam paripurna tersebut hampir mencapai 97 persen.

“Ini kan membahas anggaran antara eksekutif legislatif. Kita serius sebagai penyelenggara pemerintah daerah. Hari ini DPRD yang hadir hampir 97 persen,” tegasnya.

Politisi Fraksi PDIP ini berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati dapat menjadikan hal ini sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, kepala dinas dan camat memegang peran penting dalam roda pemerintahan daerah, sehingga idealnya turut menunjukkan komitmen yang sama dengan legislatif dalam menghadiri forum-forum resmi DPRD. (ADV)