PATI - JurnalSatuu.com, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah, berencana memberikan layanan trauma healing kepada para siswa yang menjadi korban dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong. Layanan tersebut akan disalurkan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Soewondo, serta sejumlah klinik yang tersebar di wilayah Kabupaten Pati.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, memastikan pihaknya akan turun langsung mengunjungi sekolah-sekolah untuk menangani dampak psikologis yang dialami para siswa. “Pasti, pasti nanti kita adakan, kita kunjungan ke anak-anak ke sekolah-sekolahan untuk masalah trauma healing ini, kami sudah rencanakan dari Dinas Kesehatan dari Rumah Sakit Soewondo dari klinik-klinik kami yang ada di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Selain penanganan trauma, Pemkab Pati juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap 172 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di wilayah tersebut, sebagai tindak lanjut dari kasus dugaan keracunan MBG yang terjadi belakangan ini. Pihaknya turut berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh SPPG guna memastikan keamanan menu yang disalurkan kepada penerima manfaat.
“Kami evaluasi di Pendopo, terus akan kami lakukan sidak ke semua SPPG di Kabupaten Pati. Tentunya untuk memberikan kenyamanan bagi penerima manfaat SPPG di Kabupaten Pati,” jelas Chandra.
Ia menjelaskan, evaluasi akan mencakup seluruh tahapan produksi makanan, mulai dari proses memasak hingga pengemasan, mengingat bakteri penyebab keracunan berpotensi berkembang biak apabila bahan makanan tidak disimpan pada suhu yang sesuai.
“Sistemnya akan kami list semua, ketentuan-ketentuan misalkan dari mulai masak, pendinginan, terus mulai di packaging itu seperti apa. Ini biasanya dari pendinginan sampai packing itu sempit ruangnya, jadi pendinginannya tidak sampai dingin, langsung mereka tutup,” terangnya.
“Jadi, hal-hal seperti itu yang menjadikan itu akan virus dan sebagainya. Apalagi, langsung dengan stainles steel biasanya akhirnya virusnya disitu,” tandasnya. (RED)
